Sunday, July 29, 2012
Sebelas
Menyeka segala lara yang menguntit pada malam gelap
Merobek indahnya cerita mencintai dan menantimu
Sapa yang kurunut pada deretan hari tak menjemput nyata
Pertemuan yang kupilih sebagai pembunuh rindu hanya menyapu sia- sia
Tak kudengar bisik lembutmu merambah sepiku
Menyudutkanku di batas gelisah yang mengunyah luka,
satu demi satu
Andai kau tahu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment